Gairah Kaka angkat

Gairah Kaka angkat 



WARNING...!

KHUSUS DEWASA 21+. 

DAN MOHON BIJAK DALAM MEMBACA..!


*Episode _1


"Rian bangun udah pagi "ucap sang ibu , yang memanggil Rian dari depan pintu kamarnya.
"Hoahh.. iya mah"jawab Rian 
Lalu Rian melihat Jam dari handphone miliknya
"Astaga telat gwh, hari ini ada interview kerja pula "ucap Rian.
Kemudian Rian bergegas menuju kamar mandi dan selang beberapa menit kemudian dia sudah rapi dan bersiap menghadiri panggilan interview.
"Kamu gak mau sarapan dulu Nak ? nanti mamah buatkan mie instan"ucap sang ibu
"Gak usah mah, nanti kalo sarapan dulu yang ada aku nanti telat "ucap Rian.
"Ya udh kamu Hati hati yah."ucap ibu.
"Iya mah aku minta Doa'nya yah."ucap Rian.
"Iya."ucap ibu.
Lalu Rian dengan terburu-buru berangkat untuk menghadiri panggilan interview, dengan menggunakan motor.
Rian seorang pemuda sederhana berumur 25 Tahun, dari latar belakang keluarga miskin, Ayah'nya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu dan  Rian anak pertama dari dua bersaudara, adik Rian masih bersekolah. Dan semenjak Ayah'nya meninggal Rian menjadi tulang punggung keluarga.
Beberapa hari yang lalu Rian baru saja terkena pengurangan karyawan,dan itu menjadi pukulan yang amat sakit'untuk Rian.
Di tambah lagi saat ini dia sedang membutuhkan banyak biaya untuk pendidikan adiknya.
Dan bersyukurnya beberapa hari setelah Rian di Pecat dia dapat pekerjaan baru tanpa pikir panjang Rian langsung menerima tawaran tersebut dan hari ini dia menghadiri panggilan interview.
* * *
Beberapa menit kemudian Akhirnya Rian sampai juga di perusahaan tersebut, lalu dia langsung menuju ke ruangan HRD untuk Pangilan interview.
"Kamu sudah tau lowongan pekerjaan apa yang sedang di butuhkan saat ini ?" Ucap HRD.
"Sudah Pak, saya menghadiri panggilan interview untuk lowongan pekerjaan sebagai Massenger ( Kurir Dokumen ). " Jawab Rian.
"Karna pekerjaan kamu sebelumnya sama , maka kamu kami terima di perusahaan, jadi mulai Kapan kamu bisa bekerja ?" Ucap HRD.
"Secepatnya saya siap pak."jawab Rian.
"Hemm kalo hari ini langsung bekerja bisa, kebetulan memang lagi banyak pekerjaan hahah"ucap HRD.
"Siap pak. " Ucap Rian.
"Ya sudah kamu bisa mulai bekerja hari ini, nanti saya buatkan surat untuk Supervisor kamu."ucap HRD.
"Selamat bergabung "ucap HRD kembali.
"Sama sama pak "Jawab Rian.
Setelah dari ruangan HRD Rian langsung berjalan ke ruangan Divisi Massenger untuk memulai pekerjaan, di sepanjang jalan Rian sangat bahagia karna hari ini dia di terima bekerja bahkan langsung bisa memulai pekerjaannya.
Setelah Rian mengambil beberapa surat untuk dia antar ke tempat tujuan Rian langsung bergegas menuju parkiran motor dengan hati yang senang.
Saking senangnya Rian sampai sampai bertabrakan dengan seseorang saat keluar Lift, Padahal sebelumnya dia sama orang tersebut satu lift. Dan dokumen yang Rian bawa jatuh ke lantai.
~ Bruk ~
"Maaf ka "ucap Rian.
"Baik "ucap wanita tersebut. Wanita itu langsung pergi meninggalkan Rian tanpa membantu Rian , sedang Rian mengambil dokumen yang jatuh ke lantai.
"Ha , cuman bilang baik doang, padahal dia yang nyenggol duluan. "ucap Rian dalam Hati.
Tanpa membuang waktu Rian langsung berjalan mengantarkan dokumen tersebut.
Karena dokumen yang di antar Rian adalah daerah daerah sekitar yang pernah Rian jajahi di tempat bekerja sebelum nya , jadi sangat mudah untuk Rian dan benar saja tidak butuh waktu yang lama hanya memakan waktu 3 jam saja dokumen yang di bawa Rian semuanya sudah selesai Rian antar, karna waktu Rian masih lama akhirnya Rian beristirahat dahulu di warung.
Di saat  Rian sedang beristirahat sejenak, handphone miliknya berbunyi, dan itu Pangilan dari kekasihnya.
"Halo sayang ? "ucap Hana 
"Iya sayang "jawab Rian 
Pacar Rian bernama Hana, dari latar belakang keluarga menengah, mereka sudah berpacaran selama 2 tahun, dan kesibukan Hana saat ini dia bekerja sebagai Staf di salah satu perusahaan, 
Hana ini sosok wanita yang cantik, setia' dengan Rian , dia selalu mendukung Rian apapun kondisi Rian .
"Bagaimana yank , apa kamu di terima kerja ? "ucap Hana 
"Alhamdulillah aku di terima yang ,ini udh langsung mulai kerja "ucap Rian.
"Syukur dah "ucap Hana 
"Nanti pulang jam berapa sayang ? "ucap Rian 
"Seperti biasa "ucap Hana 
"Aku jemput yah, kamu gak bawa mobil kan ? ucap Rian 
"Gak ko sayang"
"Emm ,kamu gak cape emng mau jemput aku "ucap Hana 
"Gak lah sayang, soalnya aku lagi kangen nih sama kamu heheh "ucap Rian.
"Hemmm mmm , kangennya mencurigakan nih seperti nya ? "ucap Hana
"Ihhh mimir'nya ,, aku tuh kangen pengen mijitin pacar aku , pasti pacar aku pegel pegel kan heheh "ucap Rian 
"Apalah, kalo di pijitin kamu mah, bulan di pijitin yang ada "ucap Hana 
"Hahahah, ya udh aku jemput nanti dah "ucap Rian.
"Ya udh iya sayang, semangat yah hari pertama bekerja nya "ucap Hana 
"Iya sayang,kamu juga yah ,love you "ucap Rian
"Love you to "ucap Hana .
Setelah menutup telpon dari sang Pacar Rian bersiap siap untuk kembali ke Kantor untuk absen pulang sambil menunggu jam 5.
Baru saja dia ingin memakai helm, dari ke jauhan ada wanita yang datang menuju arahnya , dan memang dari tadi Rian juga sudah memperhatikan wanita tersebut, tapi wanita itu dari tadi hanya keluar masuk mobil.
"Misi mas"ucap wanita itu.
"Iya ka "ucap Rian. Dan Rian mereka pernah melihat wanita tersebut.
"Boleh saya minta tolong mas,? uca wanita tersebut.
"Apa ya ka ? "ucap Rian.
"Kebetulan mobil saya kehabisan bensin, tempat bensin terdekat di sini di mana yah yang jual Eceran ? ucap wanita tersebut.
"Di depan ka , lumayan kalo jalan kaki "ucap Rian .
"Jadi begitu ya,"ucap wanita tersebut.
Rian yang kasihin akhirnya ingin membantu wanita tersebut.
"Sini ka biar saya yang beliin "ucap Rian.
Tapi sebenarnya dompet saya juga ketinggalan di Kantor bagaimana ya mas saya jadi tidak enak ."ucap wanita tersebut.
"Gampang itu lah ka."ucap Rian 
Lalau Rian bergegas pergi membeli bensin eceran, dalam hati Rian berbicara, bisa bisa nya bawa mobil gak ngeliat bensin hemm.
Setelah beberapa menit kemudian Rian kembali ke tempat sebelumnya sambil membawa bensin eceran yang telah dia beli.
Dan Rian langsung membantu mengisi tangki bensin mobil wanita tersebut.
"Ko bisa bisanya ka bensin sampe abis"ucap Rian.
"Ini bukan mobil saya mas ,ini mobil teman saya ,udh gitu jarum bensinnya mati, jadi saya tidak tau kalo mau abis. "ucap wanita tersebut.
"Hahahah"ucap Rian 
"Sekali lagi saya terimakasih banyak mas, saya bisa minta no telepon mas, untuk membayar nya "ucap wanita tersebut.
Lalu wanita itu mengambil handphone miliknya di dalam mobil, tapi pada saat dia mengambil handphone miliknya ternyata Handphone nya mati. Karna low bet.
"Aduh male mati lagi hp aku "ucap wanita tersebut.
"Hahahah ya udah ka ,gak usah toh saya ikhlas ko,"ucap Rian 
"Jagan gitu mas, kan lumayan itu pasti beli 10 liter ,tunggu sebentar saya ambil kertas dulu "ucap wanita tersebut. Kemudian wanita itu masuk ke dalam mobil untuk mengambil pulpen dan kertas, tapi ternyata Rian langsung menaiki motor nya dan pergi tanpa pamit.
"Mass "teriak wanita tersebut.
"Gak usah ka, saya ikhlas"ucap Rian. Pergi sambil tertawa.
"Haa aneh, hemm tapi kenapa gak asing ya sama cowo tadi ? "ucap wanita tersebut.
Rian pun langsung kembali ke kantornya untuk absen pulang, karna saat Rian sampai kantor waktu masih pukul 4 sore , maka Rian menunggu di tangga darurat sambil menikmati Kopi dan Rokok.
"Oh iya lupa beli bensin gwh tadi, " lalu Rian memeriksa sisa uang yang dia miliki saat ini, dan Ternyata sisa uang Rian yang dia pegang tinggal 10 ribu rupiah.
"Sisa ceban lagi, lupa tadi nolong orang tapi bensin sendiri tiris hahahah, cukup lah buat beli 1 liter "ucap Rian .
* * *
Beberapa jam kemudian, setelah Rian pulang bekerja dia pergi menjemput Hana kekasihnya,
"Sayang, kamu udh lama nunggu.? ucap Hana 
"Cuman 30 menit doang yang, "ucap Rian.
"Ya udh jalan yok, soalnya mau hujan langsung ke tempat biasa aja yank"ucap Hana 
"Iya yank."ucap Rian.
Sepanjang jalan Rian hanya diam, Rian diam karna tidak memiliki uang sama sekali,apa lagi duit terakhir Rian sudah di belikan Bensin. Hana yang sadar langsung menyuruh Rian bergegas di Hotel karna hujan semakin besar, jika berteduh tanggung karna tinggal dikit lagi sampai.
Buruan sayang , hujannya tambah gede nanti "ucap Hana 
"Iya sayang ."ucap Rian 
Sesampainya di parkiran Rian masih cemas ,dia mesti Ngomong apa ke Hanna ,karna tidak memiliki uang,
"Kenapa coba diem aja ,"ucap Hanna 
"Gak apa apa ko yank,ucap Rian.
"Hemm boong "ucap Hana.
Mereka berdua pun langsung bergegas menuju lobby hotel untuk Cek'in kamar, Setelah harga kamar sudah di jelaskan oleh pegawai Hotel, Hana langsung memberikan kartu kredit nya untuk membayar. Dan Hana langsung tertawa melihat Rian. . Dan saat menuju kamar Hana masih tertawa serasa meledek Rian .
"Hahahah, pacaran udh lama masih aja gengsi yank yank "ucap Hana 
"Hemm , gimana mau bilang, kamu langsung nyuruh buru buru jalan ,"ucap Rian.
"Orang hujan ,mau gimana lagi "ucap Hana .
"Kamu ko tau yang aku lagi gak ada uang "ucap Rian.
"Keliatan dari muka hahah, udh gitu tumben tumbenan kamu nunggu aku gak ngerokok."ucap Hana .
"Heheheh "ucap Rian 
"Terus kamu belum makan dong dari tadi ? "ucap Hana 
"Mau gimana lagi "ucap Rian.
"Ya udh nanti kita pesan aja di sini"ucap Hana .
"Ya udh iya ."ucap Rian 
Baru saja masuk ke dalam kamar , Rian yang memang sudah tidak tahan karna Tongkat sakti nya berdiri tegak langsung mendekap tubuh Hana dan mencium bibir Hana , di tambah lagi mereka sudah seminggu tidak melakukan olahraga bersama karna Hana sedang datang bulan.
Bertukar air liur pun terjadi , untuk beberapa menit dengan posisi yang masih berdiri, dengan tangan Rian meraba raba bukit kembar Hana.
Dan di saat bibir Rian menjamah leher Hana , kekasihnya pun bedesah.
"Oh oh oh ugh "desah Hana 
Perlahan lahan baju dan celana mereka sudah terbuka, sekarang mereka berdua hanya memakai pakaian dalam saja .
Saat Rian berhenti mencium leher Hana , Rian langsung menggendong Hani ke kasur , lalu Rian melanjutkan foreplay nya kembali di mulai dari Rian membuka Bra Hana.
"Oh ugh emmm sayang"desah Hana .
Setelah Bra milik Hana di buka, mulut Rian langsung menjamah dan menikmati bukit kembar Hana .
"Ops ops lupsss ops "
Dan itu membuat Hana semakin merangsang menikmati foreplay,di saat dua bukit kembar miliknya di hisap dan di jilati.
"Oh ah ah ahhhhhhhh sayang enak oh ugh ah"
"Oh ah ah ahhhhhhhh sayang enak oh ugh ah" 
"Oh ah ah ahhhhhhhh sayang enak oh ugh ah" rintihan desah Hana.
Rian yang saat itu sedang menikmati bukit kembar Hana , tidak puas Sampai di situ kali ini tangan kiri Rian meraba raba lubang surgawi milik Hana , dan itu makin membuat gelora napsu Hana memuncak .
"Oh oh oh oh ah "
"Ughhh ah emmm ahhhh"
"Ah sayang ugh enak sayang ahh ah aja ugh " desah Hana .
Dan perlahan lahan setelah menikmati bukit kembar Hana, lidah Rian menari nari menuruni tubuh Hana , dari bukit kembar turun ke perut dan sekarang posisi wajah Rian  sudah tepat di depan lubang surgawi Hana.
Dengan perlahan lahan Rian membuka celana dalam kekasihnya. Dan setelah di buka , Rian langsung memainkan lidah lidahnya untuk menari nari di lubang surgawi Hana .
"Lups lups lups ops lupsss"
"Aha ah oh ah oh ohhhhh "
"Lupsss ops ops cups cups"
"Oh ahh agh hemm ohhhh ah"
"Sayang oh oh oh ahhhhhhhh hemmmmmm enak sayang "desah Hana 
"Enak gak sayang ?ucap Rian.
"Ugh enak sayang "ucap Hana , sambil mengelus rambut Rian .
"Aku udh keluar tadi hemm"ucap Hana 
"Kamu udh keluar duluan yank ?"ucap Rian.
"Iya. Gara gara kamu nakal "ucap Hana . Dengan wajah malu
"Sekarang gantian yank, bikin enak pedang aku "bisik Rian.
"Ya udh sini"ucap Hana 
Lalu Rian mengubah posisi nya sekarang, posisi Rian sekarang tiduran, sedangkan Hana wajahnya tepatnya di pedang' milik Rian sambil memegang pedang nya . Lalu tanpa membuang waktu lagi Hana langsung mengulum pedang milik Rian.
"UPS UPS UPS UPS "
"OPS OPS OPS OPS"
"Lups lups lups lups"
"Ops ops ops ops"
"Ah sayang enak banget"desah Rian .
sekarang Rian bangun dan mengarahkan Hana untuk mengubah posisinya.
"Sayang sekarang kamu nungging dah, " ucap Rian.
"Posisi 69..? " Ucap Hana.
"Gak ko,. Nungging aja udh ." Ucap Rian
Dengan arahan Rian Hana langsung mengikuti kemauan sang pacar , Hana nungging sambil pegang bantal .
"Nih aku kasih foreplay kali ini sampe buat kamu keluar cepet dah hahah. " Ucap Rian.
"Coba ." Ucap Hana
"Awas Jagan kentut kalo udh ke'enakan." Ucap Rian.
"Hehehe masa di tahan di yank gak boleh kali hahaha. " Ucap Hana.
"Yeeee.." ucap Rian.
"Gak apa apa kalo yank, sambil menikmati aroma entut aku wkwkwk." Ucap Hana
"Aku tabok nanti hehehe. " Ucap Rian.
Rian yang saat itu sudah di posisi belakang pantat Hana yang sedang menungging langsung memulai Foreplay keduanya untuk memuaskan pacarnya tersebut.
Mula mula Rian memulai dengan menciumi pantat Hana dan kemudian Rian pergi menjelajah di sekitar lubang surgawi milik Hana.
"clups opss upss lopss"
"Ohh ahh ahha ughhh " desah Hana
Dengan wajah yang di depan lubang surgawi Han lidah Rian menjalar di sekujur lubang Surgawi Hana dan sesekali lidahnya dan mulut Rian menjalar ke lubang belakang Hana.
Dan saat lidah Rian sedang menari nari di lubang belakang Hana, sontak membuat tubuh Hana sangat gemetar dan merasakan geli di sekujur tubuhnya saat lidah Rian menari nari di lubang belakang Hana sambil tangan Rian terus menari nari juga di lubang surgawi Hana, jelas itu sangatlah nikmat untuk Hana.
"Akhhh oh hemm ugh ohhh ohh " desah Hana
Saat Rian masih memberikan servis kenikmatan untuk Hana, , hal yang sebelumnya di bahas akhirnya terjadi juga,.
"Dussss prooottttt" suara kentut dari pantat Hana tepat di wajah Rian yang sedang berada di belakang.
"Hahahah" ucap Hana, tertawa.
"Huhhh sayang mahhh baru di bilangin. " Ucap Rian.
"Hahaha lagi kan kamu tau sayang, itu Area sensitif aku, yaa resiko tanggung sendiri hehehe. " Ucap Hana.
"Huhh. " Ucap Rian.
"Udh nikmatin aja sayang lagi sama aja kan toh wangi kan hahaha. " Ucap Hana.
"Hemmm iya iya sayang, aku nikmatin dah .. " ucap Rian.
Dan rian'pun melanjutkan foreplay 'nya kembali, karna Rian foreplay di area sensitif milik Hana jelas berulang kali Hana mengeluarkan Gas beracun berkali kali di depan muka Rian..
Tapi Rian tetap melanjutkan Servis untuk Hana, dia hanya ingin membuat sang istri menikmati permainan nya juga kali ini.
"Prott duss bless"
"Oh oh akhh ughh sayang. " Desah Hana.
"Pottt prot blusss"
"Akhh sayang ohhh udh keluar lagi " ucap Hana.
"Udh keluar lagi.? " Ucap Rian
"Iya udah keluar lagi hehehe " ucap Hana.
Setelah keluar untuk yang kedua kalinya Hana berbaring lemas ,
"Akhhhhh bener bener kalo ini kamu mah sayang hehehe makasih." Ucap Hana.
"Makasih si makasih , tapi kentutnya itu di kondisikan sayang. " Ucap Rian.
"Hahaha iya iya sayang ku, gantian dah abis ini " Ucap Hana.
"Huuuuu. " Ucap Rian.
"Sini sekarang gantian aku yang servis kamu yank, aku buat kamu terkapar sampe besok pagi hahaha " Ucap Hana.
"Terimakasih ini yang aku tunggu tunggu hehehe " ucap Rian.
"Yeeee liat aja Jagan salahkan aku kalo keluar sebelum waktunya hahaha. " Ucap Hana.
"Ikhhh ayang mah curang. " Ucap Rian.
"Hahahaha " ucap Hana, sambi tertawa.
Kemudian Hana langsung memegang pedang milik Rian, pertama Tama dia tidak langsung melahap tongkat sakti Rian,. Hana memegang Dengan lembut sambil mengusap usap pedang Rian.
Dan beberapa menit kemudian baru Hana melahap tongkat sakti Rian sambil menatap wajah Rian dan tangan Hana tidak lupa meraba raba dada milik Rian untuk membuat Rian merangsang.
Saat mengisap pedang milik Rian, dan sesekali lidah Hana menari nari di ujung tanduk pedang Rian ,itu membuat Rian tidak bisa diam tubuhnya karena servis dari istri tercinta.
"Ehhhh ah " desah Rian.
Mendengar Rian berdesah kecil karena menikmati foreplay dari Hana, kemudian Hana melahap buah jakar milik Rian juga.
Dia saat Hana melahap buah jakar milik'Rian sontak badan Rian tidak bisa berdiam dan sekarang lebih dari sebelumnya.
"Ops ops pos ups"
"Akhh sayang ohhhh geli ihhh " desah Rian.
"Enak gak ayang kalo ini. " Ucap Hana.
"Hemmm pinter banget pacar  aku , " ucap Rian.
"Ops ops pos ups"
"Mau di lanjutin lagi gak." Ucap Hana.
"Mauuu, tapi Jagan biji aku di Telen sayang, jadi Geli  tau yank . " Ucap Rian.
"Hahahah iya iya sayang ku. " Ucap Hana.
Di sela sela Hana menikmati pedang milik Rian, Hana sering curi curi pandang ke arah wajah suami'nya, dan Hanna hanya bisa tersenyum kecil melihat wajah Rian  tersebut.
"Oh emmmm sayang " desah Rian.
"ops ops pos ups"
Masih Dalam Servis yang di berikan oleh Hana, tiba tiba tangan Rian mencengkeram rambut Hana, dia menikmati kuluman dari mulut Hana sambil nahan agar burung Rian tidak memuntahkan lahar panas terlalu cepat.
"Akhh sayang pelan pelan nanti keluar." Ucap Rian.
Mendengar Rian berkata seperti itu, Hana malah makin membuat kulumannya di percepat , seperti di sengaja'.
"Hemmm ughhh sayang " ucap Rian.
"Clups clups op ops"
Kemudian Hana berpindah kembali dan memutar tubuhnya dan berada di atas tubuh Rian, dengan kata lain mereka berposisi 69 , posisi kesukaan mereka berdua, karena dengan posisi tersebut mereka berdua bisa saling menikmati satu sama lain saat pemanasan.
Rian yang menyadari Hana berubah posisi 69, sudah paham bahwa istri nya masih pengen menikmati permainan kembali,.
Tidak ingin mengecewakan kekasihnya tersebut Rian meladeni Servis ke 3 untuk Hana, kali ini Rian langsung menjilati lubang surgawi milik Hanna,sambil jarinya jemari Rian masuk ke dalam lubang belakang Hana
"Prot blusssssss"
"Pot Prot Preeettttt" Sura kentut Hana
Kali ini Rian tidak menghiraukan Suara dari pantat Hana  , dia tetap melanjutkan Servisnya.
Dan sekarang malah berbalik yang menikmati adalah Hana sampai sampai Hana berhenti saat sedang melahap pedang milik Rian.
"Hemmm sayang akh ohhh oh oh ughhh emm  sayang " desah Hana

* * * *
Di lain tempat tepat nya di sebuah Kantor di dalam Ruangan CEO. Dan di ternyata CEO tersebut adalah seorang wanita cantik dengan usia 32 Tahun, meskipun dengan usia yang sudah tidak muda lagi tapi wanita itu mempunyai wajah yang sangat awet muda seperti usi 23 Tahun.
Dan wanita itu bernama Elisa wanita Cantik sekaligus seorang CEO muda , dan Ternyata wanita tersebut adalah wanita yang sebelumnya Rian Tolong.
Meskipun Elisa memiliki segalanya tapi kekurangan,tapi ada yang belum dia miliki sampai saat ini, ya itu Sumi,. 
Jangankan seorang Suami ,pacar saja dia tidak punya sampai sekarang, dengan karakter yang posesif dan dingin itu yang membuat Elisa jauh dari lawan jenis.
"Ring Ring Ring" Suara Handphone miliknya.
"Iya hallo Pah,? "ucap Elisa .
"Udah malam kamu ko belum pulang si nak ? ucap Ayah.
"Ini mau pulang aku yah, tadi ada urusan di luar Makan ada kerjaan yang di tinggal"ucap Elisa 
"Ya udh pulang nya kamu hati hati ya Nak "ucap ayah 
"Iya pah"ucap Elisa.
Lalu Elisa menutup telponnya tersebut.
Saat ini Elisa hanya tinggal bersama Ayah saja , dan ibunya sudah lama meninggal sejak Elisa masih Sekolah Dasar. 
Jadi yang membuat Elisa keras kepala itu karna kurang kasih sayang dari seorang ibu.
Kemudian Elisa meninggalkan ruangan kerjanya untuk pulang ke rumah, di saat dia sedang di jalan di sempat mampir di minimarket terlebih dahulu untuk membeli sesuatu.
Selesai Elisa dari minimarket,saat dia ingin membayar Parkir ternyata saat itu uang receh Elisa tidak ada. Dia mencoba mencari-cari di dalam Tasnya.
"Tunggu bentar ya pak *ucap Elisa.
"Iya mbak" ucap tukang Parkir.
Kebetulan ada orang yang ingin meninggalkan parkiran juga, orang itu ternyata Rian, kebetulan Rian abis Beli Rokok cemilan di minimarket , mereka tidak bertemu di dalam, di karenakan ,
Dia saat Elisa di kasir,Rian baru masuk mereka tidak melihat, dan setelah keluar dari minimarket Elisa sibuk dengan handphone miliknya, dia membalas chat di dalam Mobil jadi Elisa tidak melihat sekeliling tempat tersebut.
"Ini mas, kembali nya sekalian aja sama mbak'nya"  ucap Rian.
"Ehh "ucap Elisa.  
Elisa kaget,lalu dia menoleh ke arah peria tersebut,tapi peria itu sudah pergi, dan Elisa sadar peria itu orang yang membantu dia tadi siang.
Elisa langsung mengejar Rian yang menggunakan motor, lalu setelah sejajar dengan kendaraan Rian ,Elisa membuka kaca jendelanya.
"Hei, Jagan kabur Mulu hahah"ucap Elisa.
"Hahaha"Rian hanya tertawa.
Saat Adam belokan untuk putar Arah Rian putar balik motornya dan langsung ngebut dengan motornya tersebut.
"Dadah Kaka "ucap Rian.
"Ehhhhh berhenti dulu "ucap Elisa.
Di karenakan tidak dapat untuk memutar balik mobile nya elisa'pun hanya bisa pasrah.
"Ahhhhh "
"Bisa kebetulan gitu "ucap Elisa .
* * * 
Sesampainya di rumah Elisa, dia langsung masuk ke kamar nya tersebut, dan saat dia ingin mengambil baju tidur, tiba tiba album foto terjatuh.
"Brak" 
Lalu Elisa mengambil album foto tersebut, karna album foto itu jatuh dengan posisi terbuka Elisa pun melihat foto-foto itu, dan seketika dia meneteskan air matanya.
Dan ternyata itu foto foto keluarga Elisa itu foto masa kecil Elisa , dan yang membuat Elisa menagih di saat Elisa melihat foto ibu dan Adiknya, ibu Elisa memang sudah meninggal tapi keberadaan Adik laki lakinya yang membuat dia makin bersedih.
Dia dan keluarganya sudah mencari bertahun tahun bahkan dari masih ada ibu'nya , tapi sampai sekarang tidak membuahkan hasil.
Saat Elisa membereskan barang barang yang terjatuh, dia jadi mengingat peria yang tadi, karna menurut Elisa aneh saja , bagaimana bisa bertemu sampai 2 kalo sehari dengan posisi Elisa di bantu .
"Aneh banget ini, masa kebetulan bisa sampai 2 kalo seperti ini."ucap Elisa 

* * * 
Keesokan harinya pagi itu di kamar Hotel yang Rian singgahi dengan sang Pacar, Pagi itu Hana sudah bangun terlebih dahulu dan dia juga sudah selesai mandi,
Kemudian Hana membangunkan Rian untuk berangkat bekerja.
"Sayang bangun udh pagi,nanti kamu telat kerja "ucap Hana 
"Hemmm, jam berapa emng si yank sekarang ? ucap Rian.
"Jam setengah 7 yang "ucap Hana
"Ya Tuhan aku telat ! "ucap Rian. Lalu Rian bangkit dari tempat tidur dan bergegas untuk mandi, 
"Emang kamu masuk jam berapa yank , baru jam segini udah bilang telat " ucap Hana 
"Jam 8 si ,hahahah"ucap Rian.
"Yeeee,"ucap Hana 
"Kan aku antar kamu dulu ke kantor yank"ucap Rian.
"Bener juga si hahah , ya udh kamu mau sarapan gak "ucap Hana .
"Gak usah yank, nanti aku sarapan di Kantor aja"ucap Rian.
"Hemm ya udah iya,"ucap Hana.
Lalu mereka berdua check out dari kamar hotel dan berangkat bekerja, sebelumnya Rian mengantar Hana terlebih dahulu ke kantornya, setelah itu baru Rian bergegas pergi ke kantornya.
Setelah Rian sampai di kantor, sebelum Rian berangkat mengantar dokumen yang sudah dia siapkan ,Rian bersantai-santai terlebih dahulu di tanga Darurat sambil menghisap sebatang rokok dan ngopi pagi.
Saat Rian sedang santai,tiba tiba teman Rian datang ingin meminta tolong kepada Rian .
"Ian gwh minjem duit 20 ribu dong buat beli bensin, "ucap sang teman.
Lalu Rian mengambil dompetnya, karna dia semalam masih ada sisa uang kembalian setelah dari minimarket, meskipun duit tersebut duit dari Hana .
"Anjir dut Lo banyak Banget, hahahha minjem 100 ribu aja dah gwh entar abis gajian gw ganti,"ucap teman Rian .
Rian kaget', padahal duit kembalian semalem hanya sisa 45 ribu kenapa ada banyak, mau tidak mau Rian memberikan 100 ribu kepada temannya , dan Rian juga tau pasti ini ulah dari Hana , yang mengisi dompet Rian yang kosong.
Rian'pun langsung menelpon Hana .
"Ring Ring Ring"
"Iya sayang,apa ?" ucap Hana 
"Ayang ngisi dompet aku yah hemm"ucap Rian.
"Hehehe, buat bekel sampe Gajian yank,"ucap Hana .
"Tapi aku kan gak minta sayang,"ucap Rian.
"Iya kamu emng gak minta, karna aku tau kamu gak bakal minta Makanya lebih baik aku yang ngasih duluan, abisnya kalo di kasih langsung kamu bakal nolak kan "ucap Hana .
"Kata siapa, toh aku emang mau minta , tadinya mau ngomong ke kamu hahahah"cuap Rian 
"Yeeee,. "
"Terus ayang udh sarapan belum,? ucap Hana 
"Iya udh ko ,kamu sendiri udah belum ? ucap Rian 
"Iya udh juga baru aja Selesai makan,"ucap Hana .
"Ya udah ayang lanjut kerja dah, aku juga mau jalan nih ,"ucap Rian.
"Ya udh iya, kamu semangat yah kerjaannya "ucap Hana 
"Siap boss ku "ucap Rian .
Setelah menutup telponnya Rian langsung bergegas pergi menjalani aktivitas nya seperti biasa.
* *  
Dan di lain tempat Elisa yang pada saat itu baru saja datang ke kantor dan ingin masuk ke dalam Lift, tanpa sengaja dia melihat Rian yang keluar dari lift , Elisa tidak memanggil Rian karna pada saat itu Rian bersama teman nya dan lagi banyak lift di kantor itu dan hanya Elisa yang melihat Rian .
"Apa dia kerja di sini ? "
"Tapi ko aku baru liat yah, tapi temennya pake Id card Perusahaan ini "ucap Elisa dalam hati .
* * *
Beberapa jam kemudian, setelah seharian Rian bekerja di luar dan setelah dia sudah menyelesaikan pekerjaannya dia kembali ke kantor lagi sambil menunggu jam 5.
Seperti biasa Rian sambil menunggu jam 5,dia ngopi rokok di tangga darurat
Saat itu kebetulan Rokok Rian sudah abis ,dia akhir pergi turun ke Food Court untuk membeli Rokok, saat Rian sedang membeli Rokok, 
Rian seperti melihat seorang wanita yang menurut dia tidak asing, dan saat Rian memandang wanita Tersebut, tiba tiba wanita itu juga memandang ke arah Rian, dan Ternyata wanita itu adalah Elisa .
Dalam hati Elisa berkata " emm berarti bener itu anak kerja di sini "ucap Elisa dalam hati.
Saat mereka berdua saling memandang, Rian tersenyum,dan Elisa ikut tersenyum sambil menganggukkan kepalanya, yang berarti menyuruh Rain mendekat.
Tapi respon Rian saat itu ikut mengangguk , bukannya menghampiri Elisa Rian malah kembali masuk ke dalam kantor.
"Ed dah itu anak"ucap Elisa 
"Kenapa sa ? ucap teman Elisa .
"Gak apa apa ,cuman ngeliat orang "ucap Elisa 
"Yee kirain apa "ucap teman Elisa .
* * 
Malam harinya setelah Rian selesai mengantarkan Hana , dia langsung Pergi pulang ke rumah karna kemarin tidak pulang.
"Kamu gak nginep aja yank ? "ucap Hana .
"Gak usah lah yank, kemarin kan aku gak pulang, nanti di sangka kerja apaan lagi sama mamah aku hahah "ucap Rian.
"Hahahah ,ya udh iya, kalo udh sampe rumah kabarin aku langsung yah yank "ucap Hana .
"Iya sayang "ucap Rian.
"Love you dadah ""ucap Rian.
"Love you to muach "ucap Hana .
Rian'pun pergi meninggalkan rumah Hana setelah mengantar dia pulang, saat di jalan pulang Rian mampir ke minimarket terlebih dahulu karena ingin membeli Roko.
Saat dia masuk Tidak ada yang aneh , seperti biasa saja , tapi di saat Rian sedang ingin membayar tiba tiba Rian mencari dompet nya yang tidak ada di saku celana.
Tiba tiba dari dari belakang ada yang menepuk pundak Rian .
"Nyari ini "ucap wanita tersebut.
Rian pun menoleh ke belakang, dan wanita itu adalah Elisa , dan waktu itu Rian belum mengetahui na Elisa  tapi Rian tetap kenal wajah Elisa .
"Lah kok? "ucap Rian.
Dan akhirnya mereka berdua mengobrol di depan minimarket.
"Ini dompet aku lihat jatuh di parkiran Kantor, tadinya mau aku kasih besok, ehhh gak sengaja ketemu di sini "ucap Elisa .
"Gak sadar aku kalo dompet gak ada "ucap Rian.
"Ya gak sadar lah, ngomong ngomong kamu tinggal di daerah sini, ? ucap Elisa 
"Gak kak, aku abis nganterin Pacar aku di komplek Melati "ucap Rian.
"Oh gitu, terus kamu tinggal dimana? ucap Elisa 
"Kalo aku mah tinggal di perumahan biasa hahaha "ucap Rian.
"Apa si , yang penting punya rumah, gak boleh gitu "ucap Elisa .
"Iya iya ,"ucap Rian.
"Jadi kamu kerja di sana baru 2 Hari ? ucap Elisa .
"Iya ka, hari pertama itu , yang aku ketemu Kaka di jalan hahaha"ucap Rian.
"Terus kamu langsung kabur gitu aja hahah "ucap Elisa .
"Hahahah , "ucap Rian.
Elisa ingin mengganti uang Rian yang kemarin kepakai, tapi Rian tetap menolak nya .
"Ini aku kembali uang yang kemarin"ucap Elisa 
"Gak usah kak, toh aku ikhlas ko nolong Kaka,"ucap Rian.
"Ye, gak boleh gitu akh,"ucap Elisa 
"Serius kak, aku ikhlas ko nolong Kaka "ucap Rian.
"Tapi kan lumayan buat ongkos kamu "ucap Elisa 
"Gak apa apa ko kak, toh pas aku nolongin Kaka, karena aku ikhlas ehh aku dapat 20x lipat hahaha"ucap Rian.
"Masa ? "ucap Elisa 
"Serius KA hahaha "ucap Rian.
"Gini aja dah , anggap aja kita sama sama impas ,toh Kaka juga udh Aamiin dompet aku yang jatuh"ucap Rian.
"Hemmm"ucap Elisa 
Mereka berdua pun mengobrol cukup lama di depan minimarket,sampe minimarket tersebut tutup,karna mereka mengobrol sama sama nyambung.
Saking nyambung nya seperti orang yang sudah lama kenal, Rian dan Elisa bercerita satai sama salain tentang kehidupan masing masing, tapi Elisa tidak memberi tahu kepada Rian jika dia itu Bos besar Rian .
Di kebanyakan Elisa ingin mengetahui tentang Rian ,dan memang saat mereka berdua mengobrol Rian lah yang banyak bercerita tentang hidupnya. Secara tidak langsung Elisa ingin mengetahui Rian lebih jauh.
"Itu di leher kamu tahi lalat yah, kecil  ?ucap Elisa 
"Iya ka, Kaka ngeliat aja, padahal itu kan kecil  "ucap Rian.
"Hahahah "ucap Elisa 
"Di pundak juga ada si  "ucap Rian 
"Pundak ? "ucap Elisa seperti orang penasaran
"Iya "ucap Rian.
"Coba liat ?"ucap Elisa 
"Gak akh malu hahaha"ucap Rian.
"Isss coba liat bentar dah. "ucap Elisa 
"Gak akh hahahah "ucap Rian.
Lalu Rian mengalihkan pembicaraan,.
"Wah udh tutup ayo pulang ka,besok aku telat lagi kerja "ucap Rian.
"Heemm" ucap Elisa .
"Soalnya dari tadi pacar aku ngecat aku Mulu ,ini aja udh boong sama dia hahah"ucap Rian.
"Haaaa ya udh iya iya "ucap Elisa 
Dan mereka berdua pun akhirnya berpisah di malam itu.
Sedangkan Elisa seperti seorang yang tidak puas , seperti orang yang masih kurang, padahal dia ingin mengetahui Rian lebih jauh.
Karna Rian laki laki yang berbeda dengan orang yang dia kenal,  dan kenyataan Elisa tidak seperti ini jika berbincang dengan seorang Peria.
Tapi dengan Rian dia menemukan hal yang berbeda, seperti orang yang sudah lama Elisa kenal.
Sesampainya di rumah Elisa masih belum puas,dia jadi penasaran dengan sosok anak laki laki tersebut, di tambah lagi Rian dan Elisa bed 5 tahun . Sama seperti dia dan Adik'nya yang hilang.
Elisa juga tidak bisa mengingat, karna pada waktu itu ,umur Elisa Masih 6 tahun kurang, dan adiknya baru beberapa hari .
Saat Elisa masih memikirkan Rian di ruangan tamu , tiba tiba sang Ayah datang menghampiri Elisa.
"Mikirin apa coba ? ucap ayah .
"Mungkin gak yah pah Allah mempertemukan kita sama Adit. "ucap Elisa .
( Adit itu nama Adik Elisa yang hilang )
"Kalo memegang Allah berkehendak,apapun bisa terjadi"ucap ayah 
"Amin "ucap Elisa 
"Kenapa kamu tiba tiba ingat sama adik kamu"ucap Elisa .
"Jadi begini pah"ucap Elisa .
Lalu Elisa memberi tahu semuanya kepada si ayah , dan respon si Ayah,hanya bisa mensupport Elisa saja. 
"Terserah kamu ,kalo ayah si dukung dukung aja, tapi kalo dia bukan seperti ekpektasi kamu bagaimana?"ucap ayah .
"Aku terima, tapi yang buat aku yakin itu, seumur umur aku gak pernah ngobrol lama sama laki laki, tapi sama dia ,aku seperti seorang Kaka,yang mendengarkan Adik'nya curhat "ucap Elisa 
"Hemm ,iya juga ya, dari dulu kamu gak pernah ngebahas cowo sama papah "ucap ayah 
"Nahh bener kan yah, dan apa salahnya aku cari tau dulu "ucap Elisa .
"Ya udh iya, ayah hanya bisa berdoa aja jadi baik'nya "ucap ayah .
"Terimakasih, ucap Elisa ,sambil memeluk sang Ayah.
* * * 
Pagi harinya seperti biasa Rian melakukan ritual pagi di tangga darurat, Sabil menikmati segelas kopi hangat dan sebungkus rokok. Tapi kalo ini Rian melakukan ritual pagi hari nya tidak sendiri dia bersama temannya yang bernama Rizki. 
"Banyak gak hari ini yang Lo antar "ucap Rizki .
"Cuman 3,"ucap Rian.
"Taik, "ucap Rizki
"Serius nego, udh gitu satu tempat pula "ucap Rian.
"Bangsat "ucap Rizki.
"Yeee si anjik,"ucap Rian.
"Hahahaha"
"Aneh gila, daerah Lo tuh banyak , gw itu pernah nganter di sana "ucap Rizki.
"Kata pak Anto ada orang baru besok buat di bagi 3 wilayah gwh"cuap Rian .
"Lahh enak banget, mendingan gw pindah ke Rayon Lo dah"ucap Rizki
"Ya udh bilang dah ,ke Pak Anto, jadi kita bisa Nyebat di luar juga kan ahahah"ucap Rian.
"Okeh juga ide Lo bro, orang baru suruh ke Rayon gwh hahaha "ucap Rizki .
"Sip "ucap Rian.
Saat Rian ingin meninggalkan kantor untuk mengantarkan dokumen tiba tiba handphone miliknya berbunyi,dan itu Panggilan dari Elisa , kemarin mereka saling menukar telpon.
"Ring Ring Ring"
"Iya hallo ?"ucap Rian.
"Kamu lagi dimana ?"ucap Elisa 
"Ini aku mau jalan nganterin dokumen kak, ada apa ya"ucap Rian
"Selesai jam berapa kira kira "ucap Elisa 
"Tergantung ka, soalnya lagi banyak nih"ucap Rian.
"Ohhh lagi banyak toh,"ucap Elisa .
"Ada apa ya ka ? "ucap Rian
"Aku cuman mau minta tolong nanti "ucap Elisa 
"Ya udh nanti dah kalo aku udh selesai kerja, "
"Emng bantu apa yah hahahah"ucap Rian
"Yeeee, entar aja dah kalo kamu udh selesai kerja "ucap Elisa .
"Hahahah iya iya "ucap Rian
Lalu Rian menutup telpon nya, setelah dia menutup telponnya Rizki bertanya kepada Rian .
"Siapa bro, bikin kah ? "ucap Rizki
"Bukan ,orang sini juga,"ucap Rian.
"Hebat Lo baru 3 hari udah kenal cewe kantor sini, divisi mana dia ?"ucap Rizki 
"Gak tau bro,"ucap Rian.
"Lah, bisa gak tau begitu ,terus Lo kenalnya gimana ? "ucap Rizki.
"Ada beberapa insiden, dan ternyata dia kerja di sini"ucap Rian.
"Oh gitu,"ucap Rizki.
Setelah perbincangan tersebut Rian berangkat untuk melanjutkan aktivitas nya.
Sedangkan di sisi lain di ruangan Elisa ,saat itu di ruangan nya Elisa sedang melihat data Pribadi Rian, sambil mengingat isi dompet Rian . 
"Hemmm"
"Tolong kamu masuk ke ruangan saya "ucap Elisa . Memanggil Sekretarisnya.




~ Bersambung ~




Next kalo 100 pembaca lanjut Episode 2.

















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kirim Cerpen Di Bayar Tinggi Sampai 5jt .